Showing posts with label Pupuk Sawit. Show all posts
Showing posts with label Pupuk Sawit. Show all posts
Pupuk Untuk Kelapa Sawit di Lahan Gambut

Pupuk Untuk Kelapa Sawit di Lahan Gambut

Hi Kay Plus 13.6.27.4 0,65B adalah Pupuk NPK Compound yang lengkap dan mengandung unsur hara yang berimbang serta sangat sesuai untuk tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM).

Manfaat dan keuntungan :
1. Lengkap : Karena mengandung semua unsur hara untuk tanaman menghasilkan.
2. Berimbang : semua nutrient (unsur hara) yang ada dalam proporsi yang berimbang.
3. Kaya Nutrient : kaya akan unsur hara dengan total nutrient 50,65% dan menghemat biaya pemupukan.
4. Aplikasi cukup 2,5 kg x 3 x aplikasi/pokok/tahun (tidak perlu tambahan pupuk lain lagi
Macam-macam Pupuk

Macam-macam Pupuk

Dalam praktik sehari-hari, pupuk biasa dikelompok-kelompokkan untuk kemudahan pembahasan. Pembagian itu berdasarkan sumber bahan pembuatannya, bentuk fisiknya, atau berdasarkan kandungannya.

1. Pupuk berdasarkan sumber bahan
 
Dilihat dari sumber pembuatannya, terdapat dua  kelompok besar pupuk :
  •   pupuk organik atau pupuk alami
  •  pupuk kimia atau pupuk buatan.
Pupuk organik mencakup semua pupuk yang  dibuat dari sisa-sisa metabolisme atau kotoran hewan dan tumbuhan, sedangkan pupuk kimia  dibuat melalui proses pengolahan oleh manusia dari bahan-bahan mineral.

Pupuk kimia biasanya lebih “murni” daripada  pupuk organik, dengan kandungan bahan yang  dapat dikalkulasi. Pupuk organik sukar ditentukan isinya,  tergantung dari sumbernya; keunggulannya  adalah ia dapat memperbaiki kondisi fisik tanah  karena membantu pengikatan air secara efektif.

2. Pupuk berdasarkan bentuk fisik
 
Berdasarkan bentuk fisiknya, pupuk dibedakan  menjadi pupuk padat dan pupuk cair. Pupuk  padat diperdagangkan dalam bentuk onggokan,  remahan, butiran, atau kristal.
Pupuk cair

diperdagangkan dalam bentuk konsentrat atau cairan. Pupuk padatan biasanya diaplikasikan ke tanah/media tanam, sementara pupuk cair diberikan secara disemprot ke tubuh tanaman.

3. Pupuk berdasarkan kandungannya
 
Terdapat dua kelompok pupuk berdasarkan  kandungan: pupuk tunggal dan pupuk  majemuk.
Pupuk tunggal mengandung hanya  satu unsur, sedangkan pupuk majemuk paling  tidak mengandung dua unsur yang diperlukan.

Terdapat pula pengelompokan yang disebut  pupuk mikro, karena mengandung hara mikro (micronutrients). Beberapa merk pupuk  majemuk modern sekarang juga diberi  campuran zat pengatur tumbuh atau zat  lainnya untuk meningkatkan efektivitas penyerapan hara yang diberikan.
Pupuk ZA

Pupuk ZA

Pupuk ZA adalah pupuk kimia buatan yang dirancang untuk memberi tambahan hara nitrogen dan belerang bagi tanaman. Nama ZA adalah singkatan dari istilah bahasa Belanda, zwavelzure ammoniak, yang berarti amonium sulfat (NH4SO4).


Wujud pupuk ini butiran kristal mirip garam dapur dan terasa asin di lidah. Pupuk ini higroskopis (mudah menyerap air) walaupun tidak sekuat pupuk urea. Karena ion sulfat sangat mudah larut dalam air sedangkan ion amonium lebih lemah, pupuk ini berpotensi menurunkan pH tanah yang terkena aplikasinya. Sifat ini perlu diperhatikan dalam penyimpanan dan pemakaiannya.

Pupuk ZA mengandung belerang 24% (dalam bentuk sulfat) dan nitrogen 21% (dalam bentuk amonium). Kandungan nitrogennya hanya separuh dari urea, sehingga biasanya pemberiannya dimaksudkan sebagai sumber pemasok hara belerang pada tanah-tanah yang miskin unsur ini. Namun demikian, pupuk ini menjadi pengganti urea sebagai pemasok hara nitrogen bagi tebu budidaya karena lebih efektif dalam meningkatkan kadar gula (rendemen). Pemberian urea memperbesar ukuran fisik tebu tetapi menurunkan kadar gula dalam cairan batang tebu.
Pupuk TSP

Pupuk TSP

Pupuk TSP adalah nutrient anorganik yang digunakan untuk memperbaiki hara tanah untuk pertanian. TSP artinya triple super phosphate. Rumus kimianya Ca(H2PO4). Kadar P2O5 pupuk ini sekitar 44-46%, namun di lapangan bisa mencapai 56 %. TSP dibuat dengan sistem proses. Pada pembuatannya, batuan
alam (rockphosphate) fluor apatit diasamkam dengan asam fosfat hasil proses sebelumnya. Reaksi dasarnya sebagai berikut :
Ca3(PO4)2CaF  +  H3PO4 –> Ca(H2PO4)2 + Ca(OH)2 + HF
Pupuk Urea

Pupuk Urea

Pupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih . Pupuk urea dengan rumus kimia NH2 CONH2 merupakan pupu kyang mudah
larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill.
Pupuk NPK

Pupuk NPK

Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau padat yang mengandung unsur hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium.[1] Pupuk NPK merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang paling umum digunakan.